Mengenal Lagu-Lagu The Godfather of Broken Heart alias Didi Kempot

by - 09.41.00


Foto Didi Kempot  (Foto diambil dari shopee.co.id)

Sejak SMP, saya suka sekali dengan lagu campursari yang berbahasa Jawa. Bahkan dulu saya pernah ikut dan menang di sebuah ajang lomba menyanyi campursari sewaktu kelas 3 SMP. Waktu itu, saya ingat betul menyanyikan lagu Didi Kempot yang berjudul Sewu Kutho.

Ngomongin tentang Didi Kempot, kamu pasti tidak asing lagi dengan julukan beliau sebagai The Godfather of Broken Heart. Musisi campursari dengan bahasa jawa ini sudah menciptakan berpuluh-puluh lagu campursari dengan tema seputar percintaan. Mulai dari jatuh cinta sampai patah hati. Dijamin yang mendengar pasti akan AMBYAR!

Didi Kempot bukan cuma terkenal di Indonesia saja lho, beliau bahkan sudah go international pada tahun 1996. Ia pernah pergi ke Belanda dan Suriname untuk menampilkan suara merdu dengan alunan campursarinya yang apik.

Berikut beberapa lagu galau Didi Kempot, lengkap dengan arti dan juga inspirasi Didi Kempot untuk membuat lagu. Ternyata ada yang dari kisah nyata, lho! Simak berikut ini :

1. Stasiun Balapan
Lagu Didi Kempot yang cukup terkenal dan tak asing di kuping kita adalah Stasiun Balapan. Sekilas lagu ini memang terdengar asyik kalau didengar berkat perpaduan musik campursari yang apik, namun lirik lagu ini ternyata bermakna mendalam dan bikin galau! uluh uluh~
Seperti yang ada di lirik lagunya, "Rasane koyo wong kelangan, kowe ninggal aku, ra kroso netes eluh ning pipiku." Kalau diartikan ke Bahasa Indonesia "Rasanya seperti kehilangan, kau tinggalkan aku, tak terasa air mata menetes di pipiku." Lagu ini bercerita tentang pasangan yang kisah cinta pertama dan terakhirnya letaknya di Stasiun Solo Balapan, di kota Surakarta.

2. Lingsir Wengi
Banyak orang yang salah tafsir dengan lagu Lingsir Wengi sebagai lagu yang mistis. Padahal, lagu ini bercerita tentang rasa kerinduan seseorang dengan kekasihnya di tengah malam. Lirik lagunya, "Sepi durung biso nendro, Kagodho mring wewayang kang ngerindu ati." Kalau diartikan ke Bahasa Indonesia, "Sepi tidak bisa tidur, Tergoda bayanganmu di dalam hatiku." Wah, kira-kira siapa ya yang dirindukan pakde Didi Kempot?
Lagu yang diaransemen Didi Kempot dengan nuansa campursari ini ternyata merupakan syair dari Sunan Kalijaga, lagu ini dibuat untuk menjauhkan bala. Jadi jangan salah sangka apalagi takut karena rumor lagu ini dapat memanggil hantu.

3. Cidro
Makna dari lirik Cidro ini bikin kamu baper tidak karuan kalau kamu memiliki janji tak terbalaskan dengan mantan terindah! Lirik lagunya, "Remuk ati iki yen eling janjine, Ora ngiro jebul lamis wae."  Diartikan dalam Bahasa Indonesia jadi, "Hancur hati ini jika ingat janjinya, Tak terkira ternyata hanya dusta." Mencari jodoh memang susah, apalagi kalau pernah dikhianati orang yang disayang.

4. Sekonyong Konyong Koder
Pernah mengalami momen tentang cinta lokasi ataupun cinta mendadak? Sepertinya harus coba mendengar Sekonyong Konyong Koder nih! Begini bunyi lirik lagunya, "Modal bensin sakliter montorku tak setater, Tak ampiri arep tak ajak muter-muter" artinya "Modal bensin satu liter saja ku stater, buat nyamperin kamu dan kuajak berkeliling."
Namun kesan menyayat hati sangat terasa kalau mendengar lirik berikutnya,"Tiwas aku dandan mlipit, Rambutku tak ulet ngangge pomit, Malah kore lungo plencing, Ora pamit mit mit miiit (Koyo demit)" artinya "Aku sudah dandan klimis, Rambut sudah kuusap minyak pomade, Eh kamu malah pergi begitu saja. Nggak pamit mit mit miiit (Kayak hantu)".
Kasihan sekali orang yang diceritakan om Didi Kempot. Di lagu ini, Didi Kempot mendapat inspirasi dari candaan untuk memberikan gambaran romansa cinta masyarakat kelas bawah.

5. Sewu Kutho
Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang mencari belahan jiwanya yang tak pernah memberikan kabar padanya, orang yang diceritakan di lagu ini mencari belahan jiwanya selama bertahun-tahun tak pernah bertemu.
"Sewo kutho uwis tak liwati, Sewu ati tak takoni, Nanging kabeh, Podo ra ngerteni/ Lungamu neng endi, Pirang tahun anggonku nggoleki, seprene durung biso nemoni." artinya "Seribu kota sudah kulalui, seribu hati kutanya, namun semua juga tidak tahu, kau pergi kemana, berapa tahun diriku mencari."
lagu ini juga sempat dinyanyikan orang yang membantu dirinya untuk rekaman yaitu Arie Wibowo.
Faktanya, lagu ini sudah didengar lebih dari satu juta kali di platform streaming musik. Tak heran, kalau ada orang yang mengatakan "Walaupun air mata mengalir, namun badan tak berhenti bergoyang."

Foto diambil dari shopee.co.id

Brand Ambyarssador Shopee yang Baru
Jadi jangan heran kalau Didi Kempot kemudian didapuk menjadi brand ambyarssador terbarunya Shopee. Didi Kempot jadi wajah untuk kampanye diskon Shopee 2.2 MenSale yang berlangsung selama bulan Januari sampai Februari 2020. Selain menawarkan promo diskon hingga 50% dan juga tentunya yang tak pernah ketinggalan, gratis ongkir, ada pula promo spesial produk-produk pria pilihannya seperti Shopee Super Brand Day, Fashion Pria Day, Pulsa, Tagihan & Tiket Day, dan masih banyak lagi.

You May Also Like

1 komentar

  1. Salam,

    Salam kenal, saya Kurniawan dari FatnerLink.
    Saat ini kami ada kebutuhan placement content dan saya lihat blog Anda terlihat bagus

    Jika tertarik bekerjasama dengan kami, mohon info rate (harga) per posting.


    Regard,KurniawanDigital Marketing
    Email : [email protected]
    Call/WhatsApp : 0819 0507 8173

    BalasHapus