Afternoon Tea Bersama Gryphon Tea Company dan Verve Bistro & Coffee Bar

by - 23.23.00


Tidak ada yang lebih menyenangkan dari menyeduh secangkir teh hangat dengan aroma rempah yang wangi dengan obrolan hangat. Momen menyenangkan itulah yang saya rasakan ketika menghadiri Afternoon Tea pada Sabtu kemarin. Boleh saya bilang, itulah dimana saya mulai jatuh cinta dengan yang namanya teh. Aroma dan rasanya, sebuah kombinasi yang sukses membuat saya ketagihan nge-teh.

Acara itu diselenggarakan oleh Verve Bistro & Coffe Bar yang menggandeng brand dari Singapura yaitu Gryphon Tea Company. Nantinya, varian produk yang kami coba akan dihadirkan dan bisa dinikmati oleh penikmat teh kota Semarang di Verve Bistro. Jadi selain ngopi, kita bisa nge-teh juga di cafe ini.

Selain itu, acara ini juga menggabungkan afternoon tea dengan kegiatan mini workshop mengenai brush lettering yang dibimbing langsung dari komunitas Semarang Coret. Mengingat saya suka menggambar, maka tak heran betapa senangnya saya selama berada di acara ini. Nice!

Lihat sejenak video footage yang kami abadikan :

A post shared by KOKO 😎 (@kookoari) on

Cita Rasa Teh Berkualitas


Ada pepatah mengatakan semakin tinggi kualitas suatu makanan, maka semakin tinggi pula citarasa yang dihadirkan. Berlaku juga untuk teh yang saya seduh waktu itu. Semua produk langsung di datangkan dari luxury brand dari perusahaan teh LIM LAM THYE Singapura, dengan pengalaman bisnis lebih dari 30 tahun yang berfokus di dunia tea. Dengan bergelut di dunia tea selama itu, maka tidak heran produk yang dihasilkan pun berkualitas tinggi.

Dalam Afternoon tea ini, saya mencoba 6 varian teh yang nantinya keenam ini bisa dinikmati di Verve Bistro. Mereka adalah Contessa Grey, Marrakesh Mint, Osmanthus Senca, Nymph of The Nile, White Ginger Lily dan Chamomile Dream. Ke-enam varian tersebut merupakan perpaduan dari jenis white tea, green tea, black tea dan non caffeine tea yang diwakilkan oleh varian Chamomile Dream.


Acara yang dipandu langsung oleh Lintang Kinasih selaku Corporate Creative Director dari Verve Bistro & Coffee Bar bersama dengan Gryphon Tea Company Sales Representative untuk Indonesia Ibu Anggita menjelaskan mengenai keunikan dari varian teh yang diperkenalkan tersebut. Apabila pada umumnya pairing makanan dan minuman hanya terjadi untuk wine, ternyata pada teh sendiri juga bisa dipasangkan dengan berbagai varian dari makanan. Sepeti contohnya adalah Osmanthus Senca yang akan sangat cocok untuk dipasangkan dengan varian dari Chinese pastries dessert, makanan utama berbahan ikan ataupun unggas seperti menu Grilled Salmon atau Quail butter yang tersedia di Verve Bistro & Coffee Bar.

Selain itu setiap daripada ke-enam profile tea yang digunakan tersebut memiliki keunikan masing-masing yang terletak pada tata cara penyeduhan yang meliputi; lamanya waktu penyeduhan serta temperatur air minimum yang sebaiknya digunakan. Pada varian Nymph of The Nile misalnya, memerlukan waktu penyeduhan 3-4 menit dengan suhu air panas minimum kurang lebih di 80 derajat celcius. Berbeda halnya dengan Chamomile Dream  yang memerlukan waktu penyeduhan hingga 8 menit dengan suhu air panas minimum yang dibutuhkan di 100 derajat celcius. Hal-hal tersebut akan berpengaruh terhadap hasil penyeduhan, rasa dan aroma teh yang bisa dinikmati nantinya.


Rasa Tidak Pernah Bohong

Satu yang saya suka adalah tentang rasa dari setiap teh memiliki keunikan masing-masing. Dan setiap rasa, menyimpan sensasi berbeda. Misal saat saya mencoba Camomile Dream dengan semerbak bunga camomile yang wangi, membuat saya senang dan ingin tersenyum. Beda dengan White Ginger Lily dengan aroma rempah yang kuat, membuat saya lebih tenang dan relaks. Mungkin inilah efek samping di balik secangkir teh.


Dijelaskan juga oleh Lintang Kinasih mengapa teh menjadi salah satu fokus pengembangan dari Verve Bistro & Coffee Bar di tahun 2018 ini, menimbang dari setelah kurang lebih 4 bulan beroperasinya restoran ini mulai dapat dilihat bahwa 60% dari konsumen yang mampir dan menyelenggarakan acara merupakan kaum perempuan maka dari manajemen sendiri merasa perlu untuk lebih bisa mengakomodir kebutuhan dari sebagian besar market tersebut salah satunya dengan menggandeng Gryphon Tea Company untuk varian dari produk teh yang dapat dinikmati oleh konsumen perempuan di Verve Bistro & Coffee Bar dengan harga yang affordable price.

Disinggung juga mengenai tempat berlangsungnya acara yang memilih menggunakan area dari Grab & Go, diharapkan kedepannya masyarakat Semarang bisa semakin mengenal Grab & Go sebagai salah satu event dan coworking space baru di kota ini. Lintang juga menambahkan bahwa sesuai janjinya pada waktu awal soft opening dari Verve Bistro & Coffee Bar bahwa kedepannya melalui  Grab & Go, Verve Bistro & Coffee Bar akan menghadirkan event-event yang berbasis komunitas dan usaha bisnis kreatif serta yang terpenting lagi adalah halhal tersebut bisa memberi manfaat dan sumbangsih pada lingkungan dimana restoran ini berdiri. 

Jadi, sudahkah kamu menyeduh teh hari ini? Memang benar hidup itu berat, namun mari tenangkan pikiranmu dengan secangkir teh. Good bye~



You May Also Like

1 komentar